Saat kutemukan pintu…
August 2, 2006
Dulu, tak kutemukan sebuah pintu, memang tidak ada
Aku pun terperangkap dalam sebuah ruang..
Tanpa celah..
Hanya dinding yang menjulang tinggi dan lebar
Bahkan semakin lama ia semakin menghimpitku
Aku tidak dapat bergerak
Bernafas pun sulit..
..Aku panik..
Tak kuasa aku menahan keadaan ini..
Kuingin berontak!!!
Hingga suatu saat,, kutemukan sebuah pintu.. satu pintu..
Tidak! Bukan satu, tapi dua. Dan ternyata banyak!!!
Tiba-tiba, pintu-pintu itu ada dihadapanku..
Dan ia terbuka lebar..
Seakan mengajakku untuk melangkah, melihat keindahan yang ada di balik sana..
Aku tergoda untuk melangkahkan kaki dan melongokkan kepalaku kesana..
Tapi.. rasanya kutak bisa
Aku belum bisa meninggalkan ruang ini, walaupun kuterhimpit di dalamnya..
Pintu-pintu itupun hanya kubiarkan terbuka, dan mungkin sekarang ia sudah tertutup dan hilang..
Aku sedih, menangis, meratap.. apapun namanya..
Bodoh! Aku membiarkan semua itu hilang di hadapanku, padahal dengan sekejap mata kudapat meraihnya..
Ah, biarlah. Inilah pilihanku. Pilihan yang sulit sekali.
Dan aku tahu, aku hanya bisa berharap dan berdoa..
Namun, aku yakin bahwa kan kutemukan lagi pintu yang lain..
Dengan keindahannya yang mempesona
Yang dapat menghibur hati yang lara ini..
August 3rd, 2006 at 12:52 am
Tenang bets… jangan pusing dulu… coz, ntar lg justru akan makin byk pintu & jendela yg kebuka. nah lho… makin pusing ga loe?
Tapi sbnrnya itu pertanda bagus donk!!! krn loe bs memilih (drpd ga punya pilihan). So… be gratefull-lah…
Tetap semangat ya…
GBU